Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 11-10-2009
0
Pertama
Al Qur’an Surat Ar Rum ayat ke-54 :
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
Pada kata ضَعْفٍ (yang digaris bawah), dalam ayat tersebut disebut sebanyak tiga kali. Kata ضَعْفٍ boleh dibaca dengan fathah atau dhammah pada huruf dhodnya (ض).
Sehingga bisa dibaca
Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 08-10-2009
0
Hukum Ra (ر) secara garis besar terbagi ke dalam 5 (lima) keadaan :
-
Ra’ tipis
-
Ra’ tebal
-
Ra’ yang bisa dibaca tebal dan tipis, tetapi diutamakan dibaca tebal
-
Ra’ yang bisa dibaca tebal dan tipis, tetapi diutamakan dibaca tipis
Ra’ yang berharakat kasrah mutlak dibaca tipis, sebagaimana Ra’ berharakat dhammah dan fathah mutlak dibaca tebal, hal ini disebabkan karena tanda kasrah adalah identik dengan tipis, sebagaimana tanda dhammah dan fathah identik dengan tebal, namun yang kemudian dipermasalahkan adalah apabila Ra’ berharakat sukun, apakah dibaca tebal atau dibaca tipis?
Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 04-10-2009
0
Al Qomariah
Berasal dari kata al qamar (القمر) artinya : bulan.
Huruf-huruf hijaiyah yang diawali oleh alif dan lam (ال) dalam satu kata, dimana huruf alif dan lam (ال) tersebut tetap dibaca, maka dinamakan huruf al qamariah. Sebagaimana pengucapan al qamar (alif dan lamnya dibaca).
Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 01-10-2009
2
Hukum mim sukun terbagi tiga, yaitu :
-
Al Idgham Al Mimi
-
Al Ikhfa’
-
Al Izhar
Berikut ini penjelasannya :
Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 17-09-2009
2
Hukum nun sukun (نْ) dan tanwin (ً ) terbagi 4, yaitu :
-
Al Idgham
-
Al Izhar
-
Al Iqlab
-
Al Ikhfa’
Berikut ini penjelasannya :
Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 13-09-2009
0
Hukum Al Idgham terbagi 4, yaitu :
-
Al Idgham bi Ghunnah dan bi la Ghunnah
-
Al Idgham Al Mutamatsilain
-
Al Idgham Al Mutajanisain
-
Al Idgham Al Mutaqaribain
Berikut ini penjelasan dari masing masing-masing hukum Al Idgham secara ringkas
Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 10-09-2009
0
Dibaca dengan qalqalah maksudnya adalah, dibaca dengan digemakan.
Huruf-huruf qalqalah yaitu : ba’ (ب), jim (ج), dal (د), tho’ (ط), qaf (ق). (untuk memudahkan mengingatnya : baju ditoko).
Qalqalah yang tanda harakat sebelumnya kasrah dibaca/digemakan agak tipis dan qalqalah yang tanda harakat sebelumnya fathah dibaca/digemakan agak tebal.
Qalqalah yang bertaysdid, cara bacanya dengan sedikit ditekan huruf qalqalahnya kemudian digemakan, adapun qalqalah yang tidak bertaysdid langsung digemakan tanpa jarak sela.