Keutaman-keutamaan Puasa
| Posted in Puasa | Posted on 16-08-2009
0
Oleh : Syaikh Sholih bin Fauzan Al-Fauzan
Wahai muslimin, kami akan menyebutkan keutamaan-keutamaan bulan yang penuh berkah ini (Ramadhan). Kami memohon kepada Allah Ta’ala semoga Dia memberi taufik kepada kita agar bisa menggunakan waktu-waktu di bulan Ramadhan ini dengan amal shalih, Allah Ta’ala menerima amal kita, dan mengampuni dosa-dosa kita, sesungguhnya Dia Maha Mendengar do’a hamba-Nya.
Shahihain (Imam Bukhari dan Imam Muslim) telah meriwayatkan dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu dari Nabi Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda (yang artinya) :
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya : Satu kebaikan semisal 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah berfirman : ‘Kecuali puasa, karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. (Orang yang berpuasa) meninggalkan syahwatnya, makannya, minumnya karena Aku.’ Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan : Kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada Misk.”
Hadist ini menunjukkan beberapa keutamaan dan keistimewaan puasa dibandingkan dengan amalan-amalan lain, diantaranya adalah :
-
Berlipatgandanya pahala puasa berbeda dengan amalan lainnya. Berlipatgandanya pahala puasa tidak terhitung, sementara amalan-amalan lain dilipatgandakan 10 kali sampai 700 kali lipat.
-
Keikhlasan ketika menjalankan puasa melebihi keikhlasan ketika menjalankan amalan-amalan lainnya, berdasar sabda Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam, dimana Allah berfirman : “(orang yang berpuasa) meninggalkan syahwatnya, makannya, minumnya karena Aku.”
-
Allah Ta’ala mengkhususkan amalan puasa bagi-Nya, dan Dia sendiri yang akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berpuasa, berdasar sabda Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam, dimana Allah berfirman :”Puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.”
-
Kebahagiaan akan diperoleh oleh orang berpuasa, yaitu kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kebahagiaan pada waktu berbuka dengan sesuatu yang dibolehkan Allah dan kebahagiaan akhirat dengan pahala besar yang telah dipersiapkan Allah baginya. Ini termasuk kebahagiaan yang terpuji, suatu kebahagiaan yang dilakukan karena ketaatan kepada Allah. Sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya) :
“Katakanlah dengan keutamaan dan rahmat Allah, maka dengan itu hendaknya mereka berbahagia.” (Yunus : 85)
-
Akibat baik yang ditimbulkan oleh puasa di sisi Allah, yaitu berubahnya bau mulut orang yang berpuasa disebabkan oleh puasanya. Perubahan ini terjadi karena ketaatan kepada Allah sehingga dicintai-Nya. Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda (yang artinya) :
“Dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada Misk.”
-
Allah mengkhususkan orang-orang yang berpuasa dengan suatu pintu di surga, dimana orang lain tidak akan bisa memasukinya. Hal itu sebagai wujud pemuliaan terhadap mereka. Sebagaimana hadist yang terdapat di Shahihain dari Sahl bin Saad Radiyallahu’anhu dari Nabi Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda (yang artinya) :
“Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang bernama Ar-Rayan. Orang-orang berpuasa akan memasukinya pada hari kiamat, dan orang laini tidak akan bisa memasukinya. Dikatakan : Dimana orang-orang berpuasa ? Lalu mereka berdiri dan masuk (lewat pintu itu). Apabila mereka telah masuk, pintu tersebut ditutup sehingga tidak ada seorang pun yang bisa memasukinya.”
-
Puasa akan menjaga pelakunya dari berbagai macam penyakit yang bisa menjangkitinya, menjaganya dari syahwat yang membahayakan, dan dari adzab api neraka, sebagaimana disebutkan dalam suatu hadist yang menerangkan bahwa puasa merupakan tameng, yakni tameng yang menjaga pelakunya dari mara bahaya.
-
Do’a orang yang berpuasa mustajab. Ibnu Majah dan Hakim meriwayatkan Hadist dari Ibnu Umar Radiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda (yang artinya) :
“Sesungguhnya doa orang yang berpuasa tidak tertolak, yakni ketika dia berbuka.”
Dan Allah telah berfirman (yang artinya) :
“Apabilah hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila dia memohon kepada-Ku.” (Al-Baqarah : 186)
Hal itu untuk memberi semangat kepada orang-orang yang berpuasa agar memperbanyak do’a.
-
Puasa akan membuat semua amal perbuatan pelakunya menjadi ibadah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Dawud Ath-Thayalisi dan Al-Baihaqi dari Ibnu Umar secara marfu’ : “Diamnya orang yang berpuasa adalah tasbih, tidurnya ibadah, do’anya mustajab dan amalnya dilipat gandakan (pahalanya).”
-
Puasa adalah bagian dari kesabaran. Imam At-Tirmidzi dan Ibnu Majah meriwayatkan bahwasanya Nabi Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda :
“Puasa adalah setengah kesabaran.
Inilah beberapa keutamaan puasa, dan masih banyak lagi keutamaan lain yang tidak bisa kami sebutkan semua, tetapi kami telah menyebutkan yang paling penting.
Sumber : “Bimbingan Meraih Kemuliaan Ramadhan”, Mukhlish Zuhdy (penerjemah), Al-Qowam, 2006
Download versi pdf artikel ini : Keutamaan-keutamaan puasa



Lewat Email