Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 03-09-2009
2
Sebelumnya….Hukum-hukum Mad (1)
5. Mad Wajib Muttasil
Yang dimaksud dengan mad wajib muttasil adalah : apabila ada huruf-huruf mad yang tiga yaitu : Alif (ا), Wau (و), dan Yaa’ (ي), bertemu dengan huruf hamzah (ء) dalam satu kalimat, yakni kalimat yang tidak bisa dipisahkan, karena bila dipisahkan, kalimat tersebut tidak akan memiliki arti. Itulah sebabnya dikatakan muttasil (bersambungan). Cara membacanya adalah wajib dibaca panjang 4harakat, itulah juga sebabnya dinamakan mad wajib.
Contoh :
Posted by Eko Setiawan | Posted in Puasa | Posted on 02-09-2009
0
Ketahuilah bahwasanya Allah telah membolehkan orang yang berpuasa untuk bersenang-senang dengan istrinya di malam hari, yaitu pada firman-Nya :
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ شش
“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa untuk bersenang-senang dengan istrimu.” (Al-Baqarah : 187)
Kalimat الرَّفَثُ (rafats), pada ayat di atas bermakna jima’. Tapi
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 01-09-2009
0
Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

Taubat adalah penyesalan. Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya maka akan dibukakan baginya pintu-pintu taubat, penyesalan dan kekecewaan, merasa hina dihadapan Allah, fakir dihadapan-Nya, memohon pertolongan-Nya, tulus kembali kepada-Nya, berdo’a, taqarrub kepada-Nya dengan segala kebaikan semaksimal mungkin yang dapat ia kerjakan,
Posted by Eko Setiawan | Posted in Puasa | Posted on 31-08-2009
0
Berikut ini adalah hal-hal yang bisa merusak ibadah puasa, hendaklah seorang muslim memperhatikannya agar bisa menjauhi dan berhati-hati terhadapnya.
Pembatal-pembatal puasa terbagi menjadi dua bagian :
-
Sesuatu yang menyebabkan batalnya puasa dan wajib mengqadha’. InsyaAllah secara berseri, hal ini yang coba kami rangkumkan pada artikel ini, berdasar sumber yang kami baca.
Adapun materinya sebagai berikut :
Posted by Eko Setiawan | Posted in Al-Qur'an | Posted on 30-08-2009
6
InsyaAllah pada panduan ini, kami akan membahas tentang hukum mad, atau huruf dalam al-Qur’an yang dibaca panjang. Sesungguhnya kaidah tajwid adalah sebuah disiplin ilmu yang ditemukan berdasarkan ijtihad penemunya, yang terpenting disini adalah bagaimana membaca Al-Qur’an sebagaimana Nabi membaca Al-Qur’an. Adanya perbedaan macam-macam hukum seperti dalam masalah hukum mad bukanlah sesuatu yang prinsipil, asalkan masing-masing ada rujukannya.
Berikut hukum-hukum mad yang penulisnya cukupkan ke dalam 9 macam :
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 29-08-2009
0
Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

Mereka itulah hamba-hamba-Nya yang tiada kekuatan bagi musuh untuk menguasainya. Allah Ta’ala berfirman :
إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ
“Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu (iblis) terhadap mereka.” (Al-Hijr : 42)
Posted by Eko Setiawan | Posted in Puasa | Posted on 28-08-2009
0
Pada artikel sebelumnya kami telah membahas tentang bahaya ghibah (membicarakan orang lain, tentang keburukannya). Kali ini kami akan menambahkan, hal-hal apalagi yang harus kita hindari selama kita berpuasa. Sehingga dengan menjauhi dan meninggalkan amalan tersebut, kita berharap Allah akan menerima ibadah puasa kita dan membalasnya dengan kebaikan.
Sesungguhnya orang yang berpuasa berada dalam ibadah besar, yang tidak pantas jika kebesarannya dikotori dengan perkataan dan perbuatan yang tidak sesuai dengan syariat. Karena selama berpuasa, dia berada dalam kondisi ibadah kepada Allah Ta’ala. Kita lihat bagaimana para Salafus Shalih kita, selama berpuasa mereka duduk di dalam masjid. Mereka berkata :