Tanda Mengagungkan PerintahNya

| Posted in Nasehat Ulama |

0

Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

ibnuqayyim_575

  • Hendaknya tidak menyalahinya dengan cara meremehkan dan menganggap enteng, tidak pula menyalahinya dengan melampaui batas dari yang telah ditetapkan. Karena yang sedang ditempuh adalah jalan lurus yang akan menyampaikan kepada Allah bagi yang menempuhnya.

Ketiga : Berdakwah kepadanya

| Posted in Akidah |

2

tigalandasan

Kemudian Syaikh Rahimahullah menyebutkan masalah yang ketiga yaitu :

الثَّالِِثَةُ : الدَّعْوَةُإلَيْهِ

Berdakwah kepadanya”

Yaitu mendakwahkan kepada ilmu tersebut atau bisa juga mendakwahkan kepada amalan setelah diilmuinya.

Tempat Keluarnya Huruf dan Sifatnya

| Posted in Al-Qur'an |

0

Pada artikel sebelumnya penulis menjanjikan akan memberikan latihan / murajaah, dikarenakan materi panduan praktis tajwid telah tuntas. Namun, karena ada satu hal yang penulis lupa dan ini sangat penting, ketika kita membaca Al Qur’an yaitu Tempat keluarnya Huruf dan Sifatnya.

Kenapa sangat penting ?

Sifat Shalat Nabi : Syarat, Rukun, Wajib dan Sunnah Dalam Shalat

| Posted in Shalat |

0

blue2-mosque_575

Sebelumnya, pembahasan tentang sifat shalat Nabi, tata cara pelaksanaan shalat sesuai tuntunan Nabi Shalallahu’alaihi Wasallam, adalah permasalahan yang luas, dan kadang menjadi titik perbedaan dan perselisihan diantara kita kaum muslimin.

Ini adalah tuntunan ringkas tentang tata cara shalat Nabi Shalallahu’alaihi Wasallam.

Pendahuluan

Beberapa perkara yang harus dipahami ketika mempelajari tata cara shalat Nabi shalallahu’alaihi wasallam :

Tanda Memperhatikan Larangan

| Posted in Nasehat Ulama |

0

Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

ibnuqayyim_575

Adapun indikasi mengagungkan (memperhatikan) larangan Allah Ta’ala adalah :

Kedua : Beramal dengan Ilmu

| Posted in Akidah |

1

tigalandasan

Kata Syaikh Muhammad At Tamimi Rahimahullah

الثَّانِيَةُ : الْعَمَلُ بِهِ

Kedua : Beramal dengan ilmu tersebut.”

Setelah berilmu maka diharuskan mempelajari perkara yang kedua, yaitu mengamalkan ilmunya.

Ustadz memisalkan

Materi Susulan/Istidrak

| Posted in Al-Qur'an |

0

Pertama

Al Qur’an Surat Ar Rum ayat ke-54 :

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ

Pada kata ضَعْفٍ (yang digaris bawah), dalam ayat tersebut disebut sebanyak tiga kali. Kata ضَعْفٍ boleh dibaca dengan fathah atau dhammah pada huruf dhodnya (ض).

Sehingga bisa dibaca