Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 05-09-2009
0
Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

Adapun seseorang yang melakukan kebaikan lalu dengannya ia membangga-banggakan di hadapan Allah, berlaku takabbur dengannya, pamer, ujub dan membesar-besarkannya, dia berkata , “aku telah mengerjakan, aku telah mengerjakan” kemudian menyebabkan dirinya berbangga dan sombong, menonjolkan diri dan membesar-besarkan amalnya hingga akhirnya ia binasa karenanya. Jika Allah menghendaki orang ini baik, maka Allah akan memberikan bala’ (musibah/cobaan) kepadanya, dengan sesuatu yang akan menghancurkan kesombongannya, dan merasa hina di hadapan-Nya. Namun
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 01-09-2009
0
Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

Taubat adalah penyesalan. Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya maka akan dibukakan baginya pintu-pintu taubat, penyesalan dan kekecewaan, merasa hina dihadapan Allah, fakir dihadapan-Nya, memohon pertolongan-Nya, tulus kembali kepada-Nya, berdo’a, taqarrub kepada-Nya dengan segala kebaikan semaksimal mungkin yang dapat ia kerjakan,
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 29-08-2009
0
Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

Mereka itulah hamba-hamba-Nya yang tiada kekuatan bagi musuh untuk menguasainya. Allah Ta’ala berfirman :
إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ
“Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu (iblis) terhadap mereka.” (Al-Hijr : 42)
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 25-08-2009
0
Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

Jika Allah Ta’ala menguji hamba-Nya dengan bala‘ (musibah), tidaklah hal itu bertujuan untuk menyengsarakan hamba-Nya. Akan tetapi Dia menimpakan bala’ untuk menguji kesabaran dan kesungguhan ibadahnya. Karena bagi Allahlah ibadah seorang hamba tatkala berada dalam kesempitan, sebagaimana bagi-Nya pula ubudiyah (ibadah) hamba di kala lapang. Baginyalah ubudiyah hamba dalam perkara yang tidak ia suka, sebagaimana bagi-Nya pula ubudiyah hamba dalam perkara yang dia suka.
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 22-08-2009
0

Oleh : Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
Terhadap ujian dari Allah yang menimpa seorang hamba, wajib baginya untuk bersabar dan merelakannya
Adapun rukun sabar adalah :
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 22-08-2009
0

Oleh : Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
Nikmat-nikmat Allah Ta’ala melimpah ruah, sedangkan pengikatnya adalah syukur.
Syukur dibangun di atas 3 (tiga) rukun, yakni :
Posted by Eko Setiawan | Posted in Nasehat Ulama | Posted on 18-08-2009
0

Oleh : Ibnu Qayyim Al Jauziyah
Imam Ibnu Al-Qayyim Rahimahullah menyebutkan bahwa indikasi kebahagiaan seorang hamba ada tiga (3) perkara. Yakni :