Hukum-hukum Mad (2)
| Posted in Al-Qur'an | Posted on 03-09-2009
2
Sebelumnya….Hukum-hukum Mad (1)
5. Mad Wajib Muttasil
Yang dimaksud dengan mad wajib muttasil adalah : apabila ada huruf-huruf mad yang tiga yaitu : Alif (ا), Wau (و), dan Yaa’ (ي), bertemu dengan huruf hamzah (ء) dalam satu kalimat, yakni kalimat yang tidak bisa dipisahkan, karena bila dipisahkan, kalimat tersebut tidak akan memiliki arti. Itulah sebabnya dikatakan muttasil (bersambungan). Cara membacanya adalah wajib dibaca panjang 4harakat, itulah juga sebabnya dinamakan mad wajib.
Contoh :
-
ثَاءَ : (tsaaaa a)
-
جِيْءَ : (ziiii a)
-
سُوْءٌ : (suuuu un)
Masing-masing kalimat ini tidak bisa dipisah-pisahkan karena terdapat dalam satu kata yang memiliki arti tersendiri.
Cara membacanya harus/wajib dengan panjang empat harakat.
6. Mad Jaiz Munfashil
Jaiz artinya : boleh.
Maksudnya adalah boleh dibaca panjang 2 harakat dan boleh 4 harakat, namun menurut penulisnya, mad ini tetap dibaca 4 harakat berdasarkan riwayat Hafsh an Ashim dari As-Syatibi.
Munfashil artinya : terpisah.
Maksudnya adalah mad dan hamzah terletak dalam kalimat yang terpisah dalam artian kedua kalimat tersebut memiliki arti masing-masing. Itulah sebabnya dinamakan Munfashil.
Contoh :
-
مَاأَدْرَاك ; (maaaa adraaka) ma artinya : apa, dan adraka artinya : yang memberitahukan
-
وَفِي أمْوَالِكُمْ ; (wa fiiiiy amwaalakum) Fii artinya : dalam, dan amwalikum artinya : harta-harta kalian
-
قُوْأنْفُسَكُمْ : (quuuu anfusakum) quu artinya : jagalah, dan anfusakum artinya : diri-diri kamu
7. Mad Liin
Liin artinya : lunak.
Kapan dinamakan Liin? Apabila ketika berhenti ketika membaca al-Qur’an pada huruf wau (و) dan yaa’ (ي) yang keduanya berharakat sukun (ْ ) dan didahului oleh huruf berharakat fathah.
Contoh :
-
جَوْفٍ : (khouuuuf)
-
قُرَيْشٍ : (qurayyyys)
Cara membacanya : boleh panjang 2 harakat, 4 dan 6 harakat.
InsyaAllah bersambung hari Ahad esok…disini
Nb : Ini adalah artikel berseri “Panduan Praktis Belajar Tajwid”, yang insyaAllah akan kami sajikan setiap hari Kamis dan Ahad. Anda bisa melihat isi materinya pada artikel pendahuluan berikut.
Anda juga bisa memanfaatkan RSS Feed kami untuk mendapatkan artikel-artkel terbaru pada blog ini.
Jazakumullahu khair
Download artikel versi PDF : Hukum-hukum Mad (2)



Lewat Email
Assalamu’alaikum,
Pada pengucapan mad liin misal جَوْفٍ : (khouuuuf), kalau kita ingin memakai 4 harakat, yang kita hitung 4 harakat itu bunyi u nya saja atau dengan o nya? artinya bunyi o dengan u jadi 5 harakat?
jazakallah khair.
@ Arif : Wa’alaikumussalam,
Yang dibaca 4 harakat adalah bunyi “u” nya (dhommahnya) saja, sedangkan huruf sebelumnya yang berharakat fathah (”o”) dibaca pendek.
atau pada kalimat جَوْفٍ (dibaca khouuuuf) “o”nya sendiri tidak dibaca panjang dan “u”ٍnya sendiri dibaca panjang 4harakat.
Waiyyakum.