Tsalatsatul Ushul – 3 Landasan Utama

| Posted in Akidah |

0

tigalandasan

ثَلاَثَةُاﻷُصُوْلُ : Tiga Landasan Utama

Alhamdululillah bi ni’matihi. InsyaAllah secara berseri 2 kali sepekan penulis akan merangkum rekaman Dauroh Ustadz Dzulqarnain Hafidzohullah pada pembahasan Kitab Tsalatsatul Ushul (ثَلاَثَةُاﻷُصُوْلُ) Karya Syaikh Muhammad At Tamimi Rahimahullah.

Materi

Adapun Materi yang akan disampaikan oleh Ustadz Dzulqarnain adalah :

Pendahuluan dari Ustadz Dzulqarnain

Ustadz menyebutkan bahwa yang akan dibahas pada kitab ini adalah tiga perkara pokok, yaitu tiga pertanyaan yang harus dijawab setiap insan di dalam kubur, tidak seorangpun kecuali harus menjawabnya. Dan tidak diragukan, bahwa barang siapa yang memahami tiga landasan pokok ini dan mengetahuinya dengan dalil-dalilnya, maka insyaAllah dia akan lebih dikuatkan dan lebih mampu untuk menjawabnya di alam kubur, pada saat yang mengerikan dimana Allah akan menguatkan orang-orang yang Allah kehendaki.

Oleh karena itu sejak masa penulis kitab ini (Syaikh Muhammad At Tamimi) hingga sekarang, para ulama mempunyai perhatian yang sangat besar dalam mengajarkan kitab ini, bahkan Syaikh Muhammad sendiri meringkas buku ini agar bisa di perdengarkan pada anak kecil agar dia bisa memahaminya. Oleh karenanya ini adalah kitab yang sangat agung, sehingga sangat pantas (hendaknya) seorang muslim dan muslimah mempunyai perhatian yang besar dalam mempelajari kandungan kitab ini.

Dan tidak diragukan bahwa orang yang menghafalkannya adalah lebih baik daripada orang yang sekedar membacanya, karena dengan hafalan dia mampu untuk menghayati isi dari kitab tersebut yang telah menyatu dengan dirinya, dan dia bisa menyampaikan pada setiap orang kapan dia kehendaki, berbeda halnya dengan orang yang sekedar membaca atau sekedar sebagai pendengar setia. Maka hendaknya setiap orang memiliki himmah aliyah, semangat yang tinggi. “Jadilah kamu laki-laki, kakinya menapak di bumi tetapi semangatnya tergantung dilangit.

Dan Nabi Shalallahu’alaihi wasallam memberi tuntunan : “Bersemangatlah kamu tuk meraih apa-apa yang bermanfaat untukmu dan jangan kamu merasa lemah.” Dari Abu Hurairah diriwayatkan oleh Imam muslim .

Biografi Syaikh Muhammad At Tamimi

Kitab ini Tsalasatul Ushul dikarang oleh As Syaikhul Islam Al Mujaddid Al Muhammad bin Abdul Wahhab. Nama lengkapnya, Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rasyid bin Bariid bin Muhammad bin Al Masyarif At Tamimi.

Beliau Rahimahullah lahir di desa Uyainah (Najd-lebih kurang 70 km arah barat laut kota Riyadh), pada tahun 1115 H (1701 M), beliau lahir dan hidup ditengah keluarga yang berilmu dan mempunyai agama yang baik, ayah beliau adalah seorang ulama besar di jamannya demikian pula kakeknya Sulaiman adalah ulama Najd pada jamannya, adalah Syaikh Muhammad hidup pada keluarga ini, dan beliau Rahimahullah telah menghafal Al Qur’an dan umurnya belum sampai 10 tahun, kemudian beliau mempelajari fikih dari madzhab hambali, dan dari tulisan-tulisannya diketahui bahwa beliau sangat banyak sekali membaca tulisan-tulisannya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim Rahimahumullah Ta’ala. Beliau diberi kepandaian, sehingga beliau mampu mengambil istimbat-istimbat dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai macam kejadian dan penyakit yang melanda jaman beliau rahimahullah, karena itu wajar bila beliau adalah mujaddid (pembaharu) di jaman itu tanpa ada keraguan. Dan tidak ada yang mengingkari zuhud beliau dan besarnya pengorbanan dakwah beliau, kecuali orang-orang yang memang ada penyakit di dalam hatinya atau orang-orang yang tidak berada di atas sunnah Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam. Dan beliau ini menjadi simbol/tokoh yang dilambangkan untuk membedakan diantara orang-orang yang berada di atas sunnah dan selain dari itu.

Dan karya-karya beliau telah tersebar ke seluruh dunia berkat kerja pemerintah negara Saudi Arabia, dan setiap orang yang menunaikan Ibadah Haji pasti mendapatkan hadiah buku dari karya-karya beliau.

Syaikh Muhammad At Tamimi meninggal pada tahun 1206 H (1793 M). Sedang karya-karya beliau masih tetap hidup, dan sampai hari ini menjadi rujukan para ulama kita hafidzokumullahu ta’ala.

Dan Syaikh Muhammad dikenal sangat dibenci oleh Ahlu syirk, ahlu kubur, dan Khurafat, sehingga dikenallah orang-orang yang membaca buku-buku beliau dan menerapkan apa-apa yang disebutkan dari dalil-dalil syar’i disebut sebagai Wahhabi, nisbah kepada Ssyaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.

Dan ini adalah penamaan dari ahlu batil. Sampai penamaan yang keterlaluan, sebab Wahhabi ini nisbah kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dan Syaikh tidak membawa kecuali Al Qur’an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para ulama as salaf. Hingga sampai ketika ada sebagian orang dibacakan padanya Shahih Bukhari dan ternyata isinya sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, maka dia katakan Imam Bukhari adalah Wahhabi padahal Imam Bukhari lahir sekitar 800 tahun sebelum Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab lahir.

Oleh karena itu dari sikap bijaksana dari orang-orang yang mencetak buku-buku karya beliau disebagian buku tidak disebut nama beliau, tapi disebut Muhammad bin Sulaiman At Tamimi, sebab bila disebut Muhammad bin Abdul Wahab langsung dikatakan ini buku Wahhabi, dan mereka tidak akan membacanya

Kandungan Isi Kitab Tsalaasatul Ushul

Baik kita mulai menjelaskan kandungan dari kitab ini, yang dinamakan Tsalatsatul Ushul-tiga landasan utama.

Para ulama kita membedakan penamaan Tsalatsatul Ushul dan Ushul Ats Tsalasah–dari sisi makna sama artinya, namun berbeda dari isi kitab .

Tsalasatul Ushul mempunyai mukadimah, isi kitab dan penutup dan kitab ini yang akan kita bahas.

Ada tiga mukadimah :

  • Pertama, wajibnya mempelajari 4 (empat) perkara

  • Kedua, wajibnya mempelajari 3 (tiga) perkara

  • Ketiga, tentang Al Hanafiyah millah (agama) Nabi Ibrahim Alaihissalam

Kemudian masuk menjelaskan tiga landasan pokok, beliau terangkan :

  • Ma’rifatullah-mengenal Allah

  • Ma’rifatu Diinihi bil adillah-mengenal agama islam dengan dalil-dalilnya

  • Kemudian Ma’rifatu Nabi-mengenal Nabi Shalallahu’alaihi wasallam

Setelahnya beliau menyebutkan beberapa perkara, tentang hari kiamat, hisab dan beberapa perkara tentang thogut dan lain-lainnya diakhir dari kitab tsalasatul ushul.

Sedang Al Ushul Ats Tsalasah, adalah penjelasan tiga landasan pokoknya langsung tanpa pendahuluan. Dimulai dari, “Apabila dikatakan kepadamu apa tiga landasan pokok bagi manusia yang wajib diketahuinya…. ”

Pada pembahasan ini, akan dibacakan lengkap mulai dari pendahuluan, isi dan beberapa perkara yang beliau sebutkan diakhir kitab.

Akhir pendahuluan dari Ustadz Dzulqarnain

Sungguh materi ini juga sebagai pembelajaran bagi penulis, Karena maksud penulis menghadirkan blog ini semata-semata tuk memotivasi penulis agar lebih giat dalam mempelajari ilmu syar’i. Sehingga bila ada salahnya, penulis memohon bagi ikhwah yang lebih paham tuk memperbaikinya, lewat kolom komentar dibawah atau melalui email penulis (abu_sufyan[at]ymail[dot]com). Semoga Allah memudahkan kita tuk terus belajar dan semangat dalam mempelajari agama ini.

Bagi pembaca yang menginginkan rekaman dauroh ini dapat menghubungi Tasjilat Al Atsariyyah (Kalimantan Timur, no. telepon : 085652119189)

Artikel Terkait :

Bookmark and Share

Post a comment